Rabu, 23 April 2014

"Sang Kuriang"

Pada jaman dahulu kala" Konon ada sepasang Dewa Dewi dan pada suatu waktu keduanya melakukan kesalahan hingga keduanya di kutuk oleh Sang Hiyang Tunggal diturunkanlah ia kebumi dengan berubah wujud mnejadi hewan ,Sang Dewa di kutuk dan berubah menjadi anjing dengan nama si Tumang dan sang Dewi dikutuk menjadi babi hutann dengan nama Wayung Hyang.Pada suatu haru si Babi hutan merrasa sangat kehausan dan minumlah ia dalam sebuah batok kelapa yang di temukannya dia tidak tau kalau air itu sebenarnya air seni raja Dingging Purbangka yang kebelet waktu berburu dan secara tiba tiba sang Babi itu pun  mengandung dan terlahirlah seorang putri yang cantik.,lalu sang Babi yan bernama Wayung Hyang meningglkan anak nya di tengah hutan,dan konon bayi ini nantinya akan ditumukan olaeh san raja yang bernama Sungging Purbangka yang sama sekali tidak mengetahui kalau bayi ini adalah putrinya,singkat cerita sang bayi di bawanya kekeraton dan kemudian dirawaat dan dibesaarkannya dan diberilah nama yang bernama Dayang Sumbi atau Rarasati ,namun Dayang Sumbi sama sekali tidak tertarik hingga terjadilah peperangan karena saling ingin mendapatkannya.Akhirnya Sang Putri meminta untuk mengungsikan dirinyakesebuah bukit dan ditemani seekor anjing jantan yang dibernama Si Tumang,untuk mengisi waktu kesehariannya Sang Putri hanya bisa menenun ,dan pada suatu hari ketika sang Putri sedang asiknya menenun secara tiba tiba torak sang putri jatuh ,dari atas pondok tempat beliau singgah selama ini,Sang Putri merasa malas sekali untuk mengambil toraknya,kemudian beliaupun beerdiam'seraya berkata bila saja laki laki maka akan dijadikannya sebagai suami dan jikalah perempuan maka akan dijadikan sebagai saudaranya.Dan apa yang terjadi setelah itu dengan tanpa diduga ternyata yang mau mengambilkan toraknya adalah anjing nya sendiri yang bernama Si Tumang,namun apalah daya sang Putri terpaksa harus memenuhi jangjinya dan menikah lah ia dengan Si Tumang yang sebenarnya merupak jelmaan sang raja yang tmpan gagah perkasa,Dan akhirnya raja merasa malu dan mengungsikan Sang Putri ke sebuah hutan hanya di temani oleh si Tumang anjing yang kini telah menjadi suaminya sendiri,Pada waktu bulan purnama Sang putri amat terkejut karena Si Tumang telah kembali kewujud aslinya menjdi seorang raja yang gagah rupawan dan dari pernikahannya terlahirlah seorang anak yang amat tampan yang bernama Sang Kuriang.Suatu hari Dayang Sumbi ibunya Sang Kuriang sangat menginginkah hati kijang yang sering berada di seputar hutan itu. di suruhnya Sang Kuriang untuk berburu di temani Si Tumang yang sama sekali jkalah Si Tumang ini adalah ayah kandungnya,namun sayang setelah sekian lama beliau berburu kijang itu tidak nampak sama sekali ,yang ada hanya seekor babi hutan lalu sang raja menyuruh Si Tumang anjingnya untuk memburunya namun apa yang terjadi Si Tumang hanya terdiam karena ia tahu jikalah babi hutan itu adalah jelmaan dewa yang bernama Wayung Hyang yang merupakan nenek nya Sang Kuriang karena kesal dan amat marahnya Sang Kuriang melepaskan panah kearahnya dan mengenalah di tubuh si tumang dan mati seketika dan Sang Kuriang mengambil hati si Tumang sebagai pengganti hati kijang yang diingikan ibunya Dayang Sumbi,sebelum tahu jika hati itu adala hati si Tumang suaminya Dayang Sumbi betapa amat senangnya,namun akhirnya beliau tahu jikalah hati yang dikamannya adalah hati si Tumang anjing jelmaan suaminya betapa beliai amat marahnya.karena kemarahannya Dayang Sumbi memukul kepala Sang Kuriang dengan tempurung yang terbuat dari batok kelapa sampai berdarahlah kepala Sang kuriang karena terlluka amat dalamnya.dan akhirnya Sang Kuriang pergi meninggalkan rumahnya.Dayang Sumbi mersa amat bersalah dan memohon kepara dewa agar di pertemukannya kembali.Ketika sudah kesekian lamanya akhirnya Sang Kuriang di pertemuan dengan ibunya yang masih nampak muda dan amat cantiknya dan keduanya saling jatuh cinta,konon pada suatu hari ketika Sang kuringa sedang asiknya bersandar di pangkuannya Dayang Sumbi sempat meenyisir kepala Sang Kuriang karena rasa sayangnya,,namun apa yang terjadi betapa beliau terkejut ketika melihat luka bekas mukul nya yang masih nampak jelas di kepalanya,setelah tahu jikalah Sang kuriang adalah anak kandung nya maka beliau pun segera menceritakan pada Sang Kuriang bahwa beliau adalah ibu kandungnya.Namun karena rasa sayang nya Sang kuriang tidak menerima sarannya dan tetap ingin menikahinya ,akhirnya Dayang sumbi memminta persyaratan yang tidak akabn mungkin Sang Kuriang bisa mengabulkannya.Dayang sumbi menyuruh Putranya Sang Kuriang untuk membuat Danau serta perahu yang harus di selessaikan dalam waktu sehari semalamsaja.Dan akhirnya terdorong oleh rasa sayang nya Sang kuriang menyanggupi permohonananya.lalu Sang Kuriang membuat perahu dari pohon yang kini menjadi gunung tannggul sedang rantinggnya menjadi gunung burangrang,Sang Kuriang yang sakti di bantu oleh para mahluk halus dan para siluman,,hingga perahu serta danau itupun hampir terelasaikan ,namun Dayang sumbi pun tak kalah diam beliau terus memohon pertolongan kepada paa dewa agar sangkuriang tidak mamapuh menyelesaikannya
Akhirnya Dayang Sumbi mengibaskan Kain boeh  raring hasil tenunannya dan seketika kain itu mengeluarkan cahaya serta sinar seperti cahaya fajar ketika mata hari terbit dari timur, Sang kuriaang merasa keal dan marah besar dan ditendanglah perahunya yan sekarang di kenal deangan sebutan gunung tangkiban parahu....selesai Tamat.

Selasa, 22 April 2014

Lutung kasarung

Pada jaman  dahulu di tatar Pasundan ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh sang raja yang bijakjsana,beliau di kenal dengan nama Prabu Tapak Agung.Prabu Tapak Agung mempunyai dua putri yan bernama Purbararang dan Purbasari.Lalu pada waktu usianya yang sudah semakin tua dan mendekati akhir hayatnya ,beliau menunjuk putri bungsunya yang bernama Purbasari sebagai pengganti,""Aku ini sudah terlalu tua dan kini sudah waktunya turun tahta,kata prabu Tapak Agung ,ke pada anak nya Purba sari.Namun sayang kakaknya yang bernama Purbararang tidak setuju jikalah sang adik yang ditunjuk sebagai pengganti ayahnya"Aku ini putri sulung seharusnya aku yang diangkat sebagai pengganti ayah ,,gerutu putri Purbararang kepada tunangannya yang bernama Indrajaya,Kegeramannya yang semakin memuncak telah menumbuhkan rasa dendam dan berniat untuk mencelakakan sang putri sulung adiknya yang bernama Purbasari,lalu beliauy pergilah menemui nenek sihir dan meminta bantuan tuk mengabulkan niat jahatnya dengan kemampuan sihir yang dimiliki sang Nenek Sihir.Lalu nenek sihirpun memantrai sang putri Purba sari dan pada saat itu juga kulit sang putri berubah amenjadi totol totol hitam menjalar disekujur tubuhnya,dan hal ini menjadi sebuah alasan bagi sang  Putri Purbararang untuk mengusir dan karena bagaikan seorang putri yang di kutuk Para Dewa dan betapa tidak pantas tuk menjukluki seorang ratu,setelah itu sang putri Purbararang menyuruh seorang Patih untuk mengungsikannya ke sebuah hutan belantara,dengan perasaan sayang sang patih kepada Putri Purba Sari ,beliau membuatkan sebuah pondok untuk sang putri berdiam di sana dan setelah menasehati beliau pun pergi meninggalkannya "" Tabahkan hatimu sang Putri karena cobaan ini pasti akan berakhir yang maha kuasa pasti akan selalu bersama Sang Putri ,,kata beliau saat menasehatinya,Terima kasih Paman ''Ujar Purbasari .
Selama kediaman di hutan belantara ini Sang Putri hanya berteman dengan hewan hewan yang berada diseputarnya dan secarra tiba tiba sang Putri pun kehadiran seekor Lutung atau kera yang berbulu amat hitamnya,Sang kera yang kini sangat akrab dengan sang Putri Purbasari dia amat perhatian sekali dia selalu berusaha menghibur dan menggembirakan hati Sang Putri Purbasari dengan mengambilkan bunga bunga yang indah di sekitar hutan itu.Pada saat bulan puranama tiba sang kera secara tiba tiba bersemedi di tempat yang amat sepi ,dan karena kesungguhan sang kera bertapa akhirnya Para Dewata mengabulkan permintaannya dan secarra tiba tiba tanah yang berada didekatnya merekah dan berubah menjadi sebuah telaga kecil yang jernih serta harum airnya.Keesokan harinya sang kera yang amat sakti ,memanggil sang putri dan menyarankan agar sang Putri mau mandi ditelaga yang tercipta itu,dan ia pun akhirnya menuuruti saran sang Kera ,dan mandilah di telaga itu,dan apa yang terjadi ternyata telaga itu mengandung obat yang mampuh menyembuhkan penyakkit yang diderita Sang Putri Purbasari,dan seketika itu kulit sang putri kembali bersih seperti sediakala.Setelah sekian lama tidak bertemu dengan sang adik akhirnya Putri Purbararangberkeinginan untuk menemuinnya llalu pergilah beliau bersama tunangannya disertai para pengawal dan pengikutnya ketika sampai di tempat kediaman sang putri Purbasari, betapa beliau terkejut melihat sang adik yang sudah sembuh seperti sediakala,lalu irihati beliaupun tumbuh kembali ,karena sifatnya yang tak mau kalah akhirnya sang putri Purbararang mengajak sang adik untuk mengadu panjang rambutnya,dan brang siapa yang paling panjang rambutnya maka dialah yang menang dan punya hak untuk kembali ke istana tuk meanggantikan raja nya,setelah ditinggalkan sang ayah,dan setelah mereka saling beradu panjang rambutnya ,ternyata sang adik Putri Purbasari memenangkannya." Baiklah aku kalah untuk saat ini namun ayo sekarang kita beradu tampan tunangannya ,Puba Sari pun malu ,gelisah dan kebingungan karena tidak ada lelaki lain didekatnnya kecuali sang Kera yang selama ini setia menemaninya."Jadi monyet itu tunanganmu ,ujarnya sambil tertawa terbahak bahak,Dan pada saat itu juga sang Kera yang sakti bersemedi memohon kepada para dewa merubah wujudnya dan mengembalikan pada wujud aslinya berubahlah ia menjadi seorang pemuda yang gagah ,dan tampan rupawan,sehinga ketampanannya mengalahkan Indrajaya tunangannya.Semuanya sangat terkejut melihatnya dan bersorak gembira dibuatnya.Dan akhirnya sang putri Purbararang mengakui kekalahan dan memohon maaf atas kesalahannya ,sang adik yang baik hati Purbasari pun memaafkannya dan akhirnya mereka semua kembali keistana dan sang adiklah kini berganti menjadi raja menggantikan nya ,..sekian ..Tamat